Bizarre Stories

Jumat, 07 Oktober 2011

What Do You Want from Me (Adam Lambert)

Hey, slow it down, whataya want from me?
Whataya want from me?
Yeah, I'm afraid, whataya want from me?
Whataya want from me?

There might have been a time when I would give myself away
Oh, once upon a time, I didn't give a damn
But now, here we are, so whataya want from me?
Whataya want from me?

Just don't give up, I am workin' it out
Please don't give in, I won't let you down
It messed me up, need a second to breathe
Just keep coming around

Hey, whataya want from me?
Whataya want from me?
Whataya want from me?

Yeah, it's plain to see
That baby you're beautiful and it's nothing wrong with you
It's me, I'm a freak, yeah
But thanks for lovin' me 'cause you're doing it perfectly

Yeah, there might have been a time
When I would let you step away
I wouldn't even try
But I think you could save my life

Just don't give up, I am workin' it out
Please don't give in, I won't let you down
It messed me up, need a second to breathe
Just keep coming around

Hey, whataya want from me?
Whataya want from me?
Whataya want from me?
Whataya want from me?
Whataya want from me?

Just don't give up on me
I won't let you down
No, I won't let you down

And so just don't give up, I'm workin' it out
Please don't give in, I won't let you down
It messed me up, need a second to breathe
Just keep coming around

Hey, whataya want from me?

Just don't give up, I am workin' it out
Please don't give in, I won't let you down
It messed me up, need a second to breathe
Just keep coming around

Hey, whataya want from me?
Whataya want from me?
Whataya want from me?
Whataya want from me?
Whataya want from me?
Whataya want from me?

Memikirkan kembali apa arti kata 'CINTA'...


Tak ada yang tahu, apa definisi sebenarnya dari kata tersebut.

Menurut Kamus Bahasa Indonesia, CINTA berarti 'ingin sekali', 'rindu', 'risau', 'kasih sekali', 'sayang sekali'.

Menurut orang-orang yang sedang kasmaran, CINTA berarti 'kasih sayang yang tiada tara dan tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata'.

Menurut orang-orang yang patah hati, CINTA berarti 'sakit yang tak pernah habis'.


Menurut orang-orang yang tak pernah serius, CINTA hanyalah permainan.

Menurut orang-orang yang sunggguh-sungguh mencari teman hidupnya, CINTA adalah segalanya.

Menurut orang-orang yang mudah curiga, CINTA tidak dapat dipercaya.

Menurut orang-orang yang setia, CINTA berarti kepercayaan.

dan masih banyak lagi definisi CINTA yang tidak kita ketahui.


Hanya satu kata, tapi memiliki begitu banyak arti yang tidak dapat disebutkan satu persatu. setiap orang di dunia mungkin memiliki lebih dari satu arti untuk CINTA.

Tapi yang ku tahu, ketika kita mencintai seseorang, kita seakan rela memberikan apapun untuknya, bahkan hidup kita.

Sekuat itukah satu kata CINTA?
Semenarik itukah kedengarannya?
Sepahit itukah kenyataannya?

Seperti itukah CINTA?

'Buku' yang Terjamah


Tergoreskan tinta di lembar kehidupan seorang gadis. Dari begitu banyak buku yang memiliki lembar kosong, terpilihlah sebuah buku yang disebut hati. Tinta itu menggores halus, awalnya, seakan goresan itu tak bermakna.

Tahun berganti, goresan tinta pun selalu berganti rupa dan selalu samar. Hingga akhirnya goresan itu semakin terlihat. Tapi tak lama, goresan itu terhenti.

Gadis itu memutuskan untuk tak ingin membiarkan buku itu tergores untuk sementara waktu. Tapi tanpa dia sadari, pena takdir sudah mulai bergerak. Menggoreskan tinta yang lebih samar daripada sebelumnya. lebih tidak terlihat, tapi tergoreskan dengan sangat pasti.
Waktu berlalu, membiarkan goresan itu berlanjut. Terkadang jelas. Terkadang samar. Perlahan tapi pasti, goresan itu memenuhi halaman demi halaman.

Dan tiba-tiba goresan itu terhenti, lagi.

Untuk waktu yang cukup lama, tinta tersebut seakan menghilang. Menyisakan halaman yang putih tak bernoda. Buku tersebut dibiarkan terbuka, tanpa adanya goresan tinta.
Lalu mulai terbentuk sebuah titik, yang sangat jelas. Berlanjut menjadi sebuah garis, dan goresan tersebut terlihat kembali. Dengan bentuk yang sama dengan goresan yang terhenti sebelumnya, hanya saja kali ini terlihat lebih jelas. Semakin lama semakin tegas.

Kemudian goresan itu berganti warna, tak lagi hitam putih, tapi penuh dengan warna lainnya. Halaman buku hati gadis itu selalu terisi dengan goresan tinta warna.

Meskipun tak jarang warna itu sendu, tapi seringkali warna tersebut cerah. Secerah perasaan gadis itu. Sesendu hatinya yang tersakiti.

Meski sempat beberapa kali terhenti, tapi bentuk goresan itu tak pernah berubah. Selalu dalam bentuk yang sama. Meskipun dengan warna yang acap kali berbeda.

Dan kini, goresan itu seolah benar-benar terhenti. Menyisakan halaman buku yang basah dan kelam. Hanya waktu yang bisa menjawab apakah goresan itu akan berlanjut dengan bentuk yang sama. Ataukah buku tersebut akan tertutup untuk selamanya.

Kamis, 21 April 2011

Funny Sunny Day (English Version)

I saw the sunset in the east

I saw the bees swim in the blue sea

I saw the trees up in the sky

I saw the rainbow in the ocean


Is it crazy? Or is it just hazy?

Don't be queasy Let's just take it easy

Is it dummy? Or is it just rummy?

Don't be crummy... Just a joke!


Funny day Funny face Funny place

Something wrong with me?

Funny day Happy day

...well, it's OK

Funny day Funny face Funny place

Come on now, have fun

If you show your little smile, it'll be OK


I saw the cars fly in the air

I saw the planes drive in the city

I saw the stars shine in the sun

I saw the snow fall in the summer


Is it vicious? Or is it just precious?

Don't be serious Let's just make it curious

Is it dilly? Or is it just silly?

Let's be jolly... for today


Sunny day Sunny face Sunny place

Everywhere you are

Sunny day Shiny Day

It'll be so fine

Sunny day Sunny face Sunny place

All the troubles... bubbles

If you show your little smile, it'll be OK


Woke up in the night

Was it just a dream?

All I did was "laugh"

No need to worry... No worries


Funny day Funny face Funny place

Something wrong with me?

Funny day Happy day

...well, it's OK

Funny day Funny face Funny place

Come on now, have fun

If you show your little smile, it'll be OK


Oh, Funny day


Sunny day Sunny face Sunny place

All the troubles... bubbles

If you show your little smile, it'll be OK

If you show your little smile, it'll be OK

Jumat, 18 Februari 2011

Senyummu Dahulu

tak tahu apa yang harus kuucapkan
tak tahu apa yang harus kuperbuat
tak tahu bagaimana harus kuungkapkan
tak tahu bagaimana baiknya...

ku ucapkan hal yang ingin kuucapkan
ku lakukan hal yang ingin kulakukan
tapi ada yang tertahan...

apa ini hanya keegoisanku semata?
aku ingin dimengerti, tapi aku sendiri tak ingin mengerti?
bukankah aku sudah berusaha mengerti?
apa aku terlalu sombong sehingga aku dengan mudahnya berkata "aku mengerti"
apakah sebenarnya aku memang mengerti?
tapi kenapa aku masih bingung, apa mungkin memang tidak ada yang kumengerti?

sepertinya aku memang terlalu angkuh
tidak ada guna untuk menyangkal meskipun aku ingin sekali membantahnya

dia benar, aku terlalu sombong
terlalu menganggap gampang semua hal
terlalu banyak berpikir
terlalu banyak bicara

aku ingin berubah
tapi apakah aku sudah berusaha untuk berubah?
aku butuh arahan
aku butuh bimbingan
tapi pada siapa aku bisa meminta bantuan?

sekarang semua tergantung padaku
apa yang akan terjadi nanti semuanya tergantung pada sikapku
kesempatan sudah diberikan dan aku tidak ingin menyia-nyiakannya lagi
aku sudah mengecewakannya dan aku tak ingin terulang lagi
aku harus tentukan sendiri
karena aku bukan anak kecil lagi
pikirkan jawaban atas pertanyaannku, hal tersulit bagiku
aku butuh petunjuk, meskipun hanya satu kata
aku butuh semangat, meskipun hanya sebuah senyuman
aku inginkan hal-hal dulu, perkataan yang dulu, meskipun aku tahu takkan kudapatkan sekarang sebelum aku mengubah apa yang harus kuubah

aku hanya butuh KAMU di sini
KAMU yang tersenyum padaku
KAMU yang akan selalu bersamaku
tapi sekarang KAMU sudah muak denganku, semua karena kesalahanku
dapatkah aku melihat KAMU yang dulu? yang dengan tulus tersenyum padaku
aku tidak bisa melihat KAMU dan mendengar semua caci makimu
seolah aku sangat rendah di matamu sekarang
dapatkah semua kembali seperti dulu?
aku rindukan Senyummu Dahulu...

Kamis, 20 Januari 2011

Terpikir...

dalam hidup, kita seperti berjalan di jalan setapak
terkadang bertemu dengan orang-orang yang nantinya menjadi teman seperjalanan
tapi, sebenarnya setiap orang menempuh jalan yang berbeda dengan kecepatan langkah yang pastinya tidak sama

mengingat hal itu aku terpikir...
semuanya sudah berusaha untuk melakukan sebuah perubahan, meskipun mungkin tidak menyadarinya
sedangkan aku?
apakah aku sudah berusaha juga? atau aku hanya menyia-nyiakan waktuku?
tanpa kusadari semua menjadi jauh dari jangkauanku
aku merasa kecil, tak sebanding dengan apa yang mereka jalani

aku hanya terus berjalan dengan kecepatan yang sama
hanya terus melangkah di jalan setapak yang bahkan tak ku tahu kemana tujuannya